Rabu, 22 Juni 2022

(lanjutan Tafsir) Saba ayat 13

Bismillahirrahmanirrahim
بسم الله الرحمن الرحيم

Lanjutan Tafsir Saba ayat 13

Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
*{اعْمَلُوا آلَ دَاوُدَ شُكْرًا}*
*Bekerjalah, hai keluarga Daud, untuk bersyukur (kepada Allah). (Saba: 13)*

Yakni dan Kami katakan kepada mereka, "Bekerjalah sebagai ungkapan rasa syukur yang telah dilimpahkan Allah kepada kalian untuk kepentingan agama dan dunia kalian."

Syukran adalah bentuk masdar tanpa fi'il, atau menjadi maf'ullah. Berdasarkan kedua hipotesis ini terkandung pengertian yang menunjukkan bahwa syukur itu adakalanya dengan perbuatan, adakala­nya pula dengan lisan dan niat, sebagaimana yang dikatakan oleh salah seorang penyair:
أفَادَتْكُمُ النّعْمَاء منِّي ثَلاثةً: ... يدِي، ولَسَاني، وَالضَّمير المُحَجَّبَا ...
*Telah kulimpahkan tiga macam nikmat dariku kepada kalian (sebagai rasa terima kasihku), yaitu melalui tanganku, lisanku, dan hatiku yang tidak kelihatan.*

Abu Abdur Rahman As-Sulami telah mengatakan bahwa salat adalah ungkapan rasa syukur, puasa juga ungkapan rasa syukur, serta semua amal kebaikan yang engkau kerjakan karena Allah Subhanahu wa Ta'ala merupakan ungkapan rasa syukurmu (kepada-Nya). Dan syukur yang paling utama ialah membaca Hamdalah. Demikianlah menurut apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Jarir.

Ibnu Jarir dan Ibnu Abu Hatim telah meriwayatkan sebuah asar yang bersumber dari Muhammad ibnu Ka'b Al-Qurazi yang mengatakan bahwa syukur ialah bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dan mengerjakan amal saleh. Hal ini dikatakan terhadap orang yang mengungkapkannya melalui perbuatan. Dan demikianlah keadaan yang dilakukan oleh keluarga Nabi Daud 'alaihissalam di masa silam, mereka bersyukur kepada Allah melalui perbuatan di antara lisan mereka.

Ibnu Abu Hatim mengatakan, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Abdullah ibnu Abu Bakar, telah menceritakan kepada kami Ja'far ibnu Sulaiman, dari Sabit Al-Bannani yang mengatakan bahwa Daud 'alaihissalam telah membagi-bagi tugas salat kepada keluarganya, anak-anaknya, dan istri-istrinya. Dan tersebutlah bahwa tiada suatu saat pun, baik di malam hari atau siang hari, melainkan ada seseorang dari keluarga Daud 'alaihissalam yang sedang berdiri menunaikan salat, sehingga rahmat terlimpahkan kepada mereka melalui apa yang disebutkan oleh firman-Nya: Bekerjalah, hai keluarga Daud, untuk bersyukur (kepada Al­lah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih. (Saba: 13)

Di dalam kitab Sahihain disebutkan dari Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam yang telah bersabda:
"إِنْ أَحَبَّ الصَّلَاةِ إِلَى اللَّهِ صلاةُ داودَ، كَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ وَيَنَامُ سُدُسَهُ، وَأَحَبُّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ، كَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا. وَلَا يَفر إِذَا لَاقَى".
*Sesungguhnya salat yang paling disukai oleh Allah adalah salatnya Nabi Daud; dia tidur hingga pertengahan malam, lalu berdiri (salat) sepertiganya dan tidur seperenamnya. Dan puasa yang paling disukai Allah adalah puasanya Nabi Daud; dia puasa sehari dan berbuka sehari, dan apabila berperang Daud tidak pernah lari dari medan perang.*_

Abu Abdullah ibnu Majah telah meriwayatkan melalui hadis Sa'id ibnu Daud. Disebutkan bahwa telah menceritakan kepada kami Yunus ibnu Muhammad ibnul Munkadir, dari ayahnya, dari Jabir Radhiyallahu Anhu yang mengatakan bahwa 
_*Rasulullah Shallallahu'alaihi Wasallam pernah bersabda: Ibu Nabi Sulaiman ibnu Daud 'alaihissalam berkata kepada putranya Sulaiman, "Wahai anakku, janganlah kamu memperbanyak tidur di malam hari, karena sesungguhnya banyak tidur di malam hari membiarkan seseorang (pelakunya) menjadi orang fakir kelak di hari kiamat.”*_

Ibnu Abu Hatim sehubungan dengan hal ini telah meriwayatkan sebuah asar yang garib lagi panjang sekali menceritakan perihal Nabi Daud 'alaihissalam Ibnu Abu Hatim mengatakan pula, telah menceritakan kepada kami ayahku, telah menceritakan kepada kami Imran ibnu Musa, telah menceritakan kepada kami Abu Zaid Qubaisah ibnu Ishaq Ar-Ruqqi yang mengatakan bahwa Fudail pernah mengatakan sehubungan dengan makna firman-Nya: Bekerjalah, hai keluarga Daud, untuk bersyukur (kepada Allah). (Saba: 13). Bahwa Daud 'alaihissalam berkata, "Ya Tuhanku, bagaimanakah saya harus bersyukur kepada Engkau, sedangkan bersyukur itu sendiri adalah merupakan nikmat dari-Mu?" Maka Allah Subhanahu wa Ta'ala menjawabnya melalui firman-Nya, "Sekarang engkau telah bersyukur kepada-Ku karena engkau telah mengetahui bahwa nikmat itu dari-Ku."

***********
Firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:
*{وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ}*
*Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih. (Saba: 13)*

Hal ini merupakan berita tentang kenyataannya.

Tafsir Ibnu Katsir
والله اعلم

.
(copast WAG ustadzah Ista'ti)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar